Dua Hal ini Bikin Anda Bakal Jadi Public Speakers Handal, Simak Tipsnya

SMARTPEDIA.CO.ID – Public Speaking atau berbicara di depan publik menjadi sebuah kemampuan yang tidak setiap orang dapat melakukannya. Memang terkesan mudah, namun penguasaan penguasaan materi, kemampuan melafalkan, dan intelejensia mutlak dibutuhkan untuk melakukan public speaking.

Namun, satu hal yang tidak boleh dilupakan dalam public speaking yakni, penguasaan diri dan fokus terhadap materi pembahasan. Tidak sedikit orang yang berbicara di atas podium gagal menjadi public speakers. Namun, tak jarang pula, mereka yang memberikan narasi di depan audiens cukup berhasil karena kemampuan mereka menguasai diri dan fokus terhadap materi yang disampaikan.

Lantas, apakah public speaking itu semata-mata bakat yang dimiliki seseorang? Ataukah bisa dipelajari?

Ternyata, kemampuan menarasikan materi di depan publik adalah sebuah kompetensi atau keahlian yang bisa dipelajari oleh setiap orang. Dan, keahlian itu butuh latihan seintensif mungkin. Terkadang, kita sering melihat ada orang yang terlihat handal berbicara, tapi begitu berhadapan dengan audiens, kehandalan itu seolah-olah menguap, gone with the wind.

Pembahasan yang disampaikan justru berputar-putar untuk hal yang sudah disampaikan sebelumnya. Atau justru tidak fokus sesuai materi yang dibawakan. Lalu, Teknik apa saja yang harus dikuasai untuk melakukan public speaking. Sederhana saja, kita hanya perlu menguasai dua teknik saja, apa saja itu?

1. Penampilan atau Voice
Satu hal ini jangan terlupakan. Performance perlu diperhatikan ketika kita didapuk menjadi public speaker. Pemilihan kostum saat jadi pembicara dalam forum formal maupun non formal akan meningkatkan rasa percaya diri. Penampilan menjadi representasi diri kita sendiri untuk mendongkrak mood.

Voice, dipengaruhi oleh rasa percaya diri yang muncul karena penampilan yang sudah kita siapkan sebaik mungkin. Voice juga didukung oleh teknik vokal, atau dalam hal inj tentang bagaimana volume suara kita, speed atau kecepatan dalam menjelaskan narasi, artikulasi yang jelas dan intonasi.

Kemudian, Gesture atau gerakan tubuh juga menjadi hal yang menarik perhatian audiens. Gestur juga menjadi representasi natural atas materi yang kita sampaikan. Sehingga, akan membuat suasana lebih komunikatif.

2. Kuasai Materi
Kita perlu melihat banyak sisi dari materi yang akan kita bawakan saat menjadi public speakers. Namun menguasai materi tidak harus menghafalnya satu per satu. Kecuali, kalau kita perlu menyampaikan data-data. Di sisi lain, kalau kita memang perlu membawa krepekan untuk menyampaikan data-data, itu sah-sah saja.

Namun, yang pasti, secara umum materi besarnya sudah dikuasai terlebih dulu agar tidak nge blank di tengah jalan. Materi sudah dikuasai dan data sudah siap. Kalau dua hal itu masih belum membuat kita merasa pede berbicara di depan audiens, maka menuliskan poin-poin pembahasan dalam catatan ponsel atau kertas kecil juga akan sah-sah saja.

Kalau kita punya kemampuan teknik improvisasi diatas mimbar, maka itu jadi bonus kesuksesan menjadi seorang public speakers. Improvisasi akan membuat suasana menjadi hidup dan tidak kaku.

Kemudian, teknik tambahannya adalah, sering berlatih. (Way)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

10,254FansSuka
547PengikutMengikuti
343PengikutMengikuti

Latest Articles